Beranda Luwu Panitia FKN XIII Pastikan Maccera Tasi di Luwu ‘Halal’, ini Penjelasannya

Panitia FKN XIII Pastikan Maccera Tasi di Luwu ‘Halal’, ini Penjelasannya

0
Panitia FKN XIII Pastikan Maccera Tasi di Luwu ‘Halal’, ini Penjelasannya

LUWU, CARI BERITA – Menanggapi pergunjingan netizen di jagad Maya soal penyelenggaraan acara adat Maccera Tasi di Luwu sebagai rangkaian dari Festival Keraton Nusantara XIII, Panitia pelaksana angkat bicara.

Perbincangan hangat netizen dan sebagian kalangan masyarakat Luwu ini dipicu soal adanya tanda tanya dan kekhawatiran terhadap salah satu sesi acara adat yakni Pelarungan Kepala Kerbau di laut.

Banyak komentar masyarakat beredar diberbagai media sosial terkait pelaksanaan acara Maccera Tasi yang dikhawatirkan berbau kesyirikan dan tidak sesuai akidah agama Islam.

Hari ini Minggu (8/9/2019), langsung dari Rujab Bupati Luwu di desa Pammanu kecamatan Belopa Utara, usai menyelenggarakan pemotongan 2 ekor kerbau yang berbobot masing-masing 300 kg, pihak panitia FKN XIII Tanah Luwu kepada publik mengkonfirmasi secara terbuka.

“Jadi hari ini kita menjawab tanda tanya dan kekhawatiran masyarakat tentang kegiatan yang berbau syirik dalam acara maccera tasi nanti. Selayaknya pesta biasa, maka kami juga melakukan pemotongan kerbau ini sebagai bentuk tanda syukur dalam penyelenggaraan pesta laut, dan setelah kerbau ini dipotong, seluruhnya diserahkan ke panitia seksi konsumsi untuk disajikan nanti kepada tamu-tamu dan masyarakat. Jadi kami yakinkan bahwa tidak ada yang namanya pelarungan kepala kerbau pada acara Maccera Tasi yang akan dilaksanakan pada hari selasa (10/9/2019) mendatang,” jelas Ketua Panitia, Andi Palanggi.

“Kerbaunya akan disembelih oleh Imam Mesjid Kelurahan Tanamanai, ustadz Syamsul Tokambesse dan disaksikan langsung oleh bupati Luwu H. Basmin Mattayang bersama masyarakat luas Wija To Luwu dan para tamu agung yang hadir,” kuncinya.

Comment

error: Content is protected !!