Beranda Breaking News POLRI Deteksi 52.000 Konten HOAX Soal Papua

POLRI Deteksi 52.000 Konten HOAX Soal Papua

0
POLRI Deteksi 52.000 Konten HOAX Soal Papua

JAKARTA, CARI BERITA – Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo,M.Hum, M.Si,MM membeberkan hasil temuan POLRI dalam mendeteksi maraknya pemberitaan HOAX bermotif propaganda terkait kerusuhan di Papua di berbagai wadah media sosial.

Karo Penmas Divhumas Polri ini menyatakan, Papua dan Papua Barat hingga saat ini masih dalam keadaan Kondusif.

“Informasi 8 warga sipil yang meninggal itu tidak benar belum terklarifikasi dan terkonfirmasi, saat ini yang sudah terupdate 2 warga sipil meninggal dunia, 2 anggota TNI gugur, 3 anggota Polri terluka dan 2 anggota TNI terluka,” tegas Brigjen Pol Dedi di Istana Negara pada Senin (2/9/19).

“Adanya WNA yang dideportasi oleh pihak imigrasi dari Sorong, kata Karo Penmas ” Iya Benar, dapat ditanyakan langsung kepada Dirjen Imigrasi karena wewenang mereka,” kata Jenderal Bintang satu itu.

“Polri Terus melakukan profiling pada akun media yang ada di luar negeri, belum dilakukan penangkapan karena lokus dan tempusnya berada di luar negeri,” ucap Brigjen Pol Dedi.

“Namun untuk yang berada di Indonesia sudah terpantau 3 kreator dan 34 buzzer,” jelasnya.

“Polri Berkerja sama dengan Keminfo dan Badan Siber dan Sandi Negara Sampai dengan hari ini terdapat 50
Konten hoax dan melakukan pemblokiran dan takedown terhadap akun tersebut,” lugasnya.

“Penyebaran konten hoax pada awalnya mencapai 32.000 di Facebook namun saat ini 52.000 lebih banyak menggunakan media sosial Twitter,” tambahnya.

“Kehadiran TNI – Polri yang berada di Papua atau di Papua Barat untuk menciptakan situasi tetap dalam kondisi aman dan damai, berkerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terprofokasi oleh isu yang menyesatkan dan profokatif,” tutup Karo Penmas Divhumas Polri.

Sumber : kabarpolri.com

Comment

error: Content is protected !!