Beranda Berita Video Kapolres Luwu Konferensi Pers 3 Kasus Menonjol (Pembunuhan, Pemerkosaan dan Narkoba)

Kapolres Luwu Konferensi Pers 3 Kasus Menonjol (Pembunuhan, Pemerkosaan dan Narkoba)

Kapolres Luwu Konferensi Pers 3 Kasus Menonjol (Pembunuhan, Pemerkosaan dan Narkoba)

LUWU, CARI BERITA – Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso,SIK,MH didampingi Kasat Reskrim AKP Faisal Syam,SH,SIK dan kasat Narkoba AKP Awaluddin,SH,MM menggelar konferensi pers di Mapolres Luwu pada Selasa (13/08/2019).

Di hadapan para jurnalis media online,cetak dan elektronik, AKBP Dwi membeberkan tiga kasus menonjol di Luwu yang tengah hangat menjadi perbincangan publik.

Di antaranya kasus pengeroyokan hingga korbannya tewas di Bajo, kasus pemerkosaan gadis cilik 8 tahun di Belopa dan terakhir soal pengungkapan bandar Narkoba kelas kakap di Lamasi.

1. Pengeroyokan Hingga Korban Tewas di Bajo

Kejadiannya Minggu (11/08/19) usai Magrib di Ds. Balla, kecamatan Bajo, Korban Beben (22) alamat Dsn. Lanrang Ds. Balla kecamatan Bajo sedang perjalan pulang menuju rumahnya menggunakan sepeda motor berkenalpot bogar.

Saat melintas di depan para Pelaku, Korban menggeber-geber knalpot bogarnya, karena tersinggung, kelima Pelaku IR (17) alamat Ds. Balubu kecamatan Bajo, MI (19) alamat Kel. Bajo kecamatan Bajo, CA (17) alamat Ds. Tabbaja kecamatan Kamanre dan AN (18) dan AL (18) alamat Ds. Tumbu Bara kecamatan Bajo, mengejar Beben lalu mencegat kemudian memukulnya dengan batu hingga tak sadarkan diri.

Dilarikan ke rumah sakit oleh orangtuanya, Korban meninggal dunia di RS. Hikmah Belopa.

Kelima Pelaku sudah diamankan Polisi dan tengah menjalani proses hukum di Polres Luwu.

Yang menghebohkan karena keluarga Korban bersama ratusan warga Ds. Balla sempat mengepung Polsek Bajo tempat dimana 3 dari 5 pelaku diamankan sementara setelah ditangkap.

2. Pemerkosaan Gadis Cilik Umur 8 Tahun di Belopa

Senin siang (12/08/19), Korban NI (8) siswi kelas I SDN 21 Taddette, anak asal Lingk. Jawaro, Kel. Senga’, Belopa, dicegat saat perjalanan pulang ke rumahnya oleh Pelaku AH alias RS (27) warga Lingk. Rasai, Kel. balo-balo, Belopa.

Dibujuk masuk ke sebuah bangunan kosong di Lingk. Buntu Murrung, Kel. Senga’, Belopa dengan iming-iming akan diberi uang Rp.10rb dan boneka berby.

Berhasil membawa masuk ke bangunan kosong, AH kemudian menelanjangi dan memperkosa NI, beruntung Korban teriak hingga bisa menyelamatkan diri, dalam keadaan bugil lari ke rumahnya.

Selang 4 jam setelah kejadian, Polsek Belopa membekuk Pelaku tidak jauh dari TKP. Selanjutnya diamankan ke Mapolres Luwu.

Keluarga Korban yang geram sempat mendatangi Mapolres Luwu dan mengamuk di depan pos Jaga Mako. Niatnya ingin membalas perbuatan bejat Pelaku, namun dapat segera diredam secara persuasif oleh Polisi yang berjaga di Pos Mako.

3. Penangkapan Bandar Narkoba Kelas Kakap di Lamasi

Pengungkapannya pada Senin (12/08/19), peredaran Narkoba yang melibatkan seorang Pelaku berinisial AS (27) di Dusun Toke, Desa Pompengan, Kecamatan Lamasi Timur, dengan barang bukti Shabu seberat 252,96 Gram, Senin 12/8/2019.

Dari jumlah barang bukti yang berhasil diamanakan tersebut, dapat diperkirakan sekitar 1000 orang telah terselamatkan dari godaan Shabu-shabu.

Secara rinci Kapolres Luwu memaparkan proses penanganan 3 kasus menonjol ini, “Dari ketiga kasus tersebut semuanya terungkap, tersangka dan barang bukti sudah diamankan, saat ini Polres Luwu konsentrasi dengan tahap penyidikan, serahkan penangan hukumnya kepada kami (Polres Luwu), kami akan bekerja extra dan kasus ini menjadi atensi, masyarakat dan pimpinan kami” terang AKBP Dwi.

“Terkait pengungkapan kasus penyaahgunaan Narkoba akan segera ditingkatkan ke penyidikan setelah hasil pemeriksaan Tes Urine dan barang bukti diduga shabu diterbitkan, kasus Narkoba yang menjerat pelaku AS akan dikembangkan,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan Wartawan tentang prestasi Sat Narkoba dalam pengungkapan kasus bandar kakap ini, AKBP Dwi mengatakan bakal memberikan apresiasi.

“Saya mengapresiasi kinerja anggota, tidak perlu saya sampaikan dalam bentuk apa, yang pasti akan ada reword untuk anggota yang sudah bekerja keras di lapangan,” tutup Kapolres Luwu. (Syahrir)

Comment

error: Content is protected !!