Beranda Luwu Denda 10 Milliar Bikin Bos THM di Luwu ini Ambruk

Denda 10 Milliar Bikin Bos THM di Luwu ini Ambruk

0
Denda 10 Milliar Bikin Bos THM di Luwu ini Ambruk

Luwu, Cari Berita – Perintah Bupati Luwu H.Basmin Mattayang untuk menertibkan semua THM Kafe Miras di Luwu berjalan. Penutupan THM dipimpin Kasat Pol PP Andi Iskandar didampingi pasukan lengkap bersama OPD terkait (Dinas Perizinan, Dinas Perdagangan dan Dinas Sosial), Satu Pleton Sat Pol PP, Tiga Pleton Polisi berpakaian dinas dan preman yang diperkuat beberapa anggota TNI, Sabtu (03/08/19) malam

Satu persatu Kafe Miras yang ada di Luwu disambangi. Tercatat dalam data Pemda, sebanyak 33 THM yang aktif beroperasi di Tanah Luwu tanpa memiliki SITU, SIUP juga TDP serta HO (izin gangguan) yang sah dari pemerintah setempat.

Saat penggerebekan maraton berlangsung, sebuah kejadian kocak terjadi. Salah satu pemilik Kafe Miras di Ds. Belopa, Ulo-ulo, mengalami tragedi. Karena ngeyel ketika ditertibkan, Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam terpaksa turun tangan memberi pemahaman, membacakan undang-undang (UU) tentang sanksi terkait  pelanggaran terhadap aturan perizinan.

Entah takdir atau hanya karena faktor kebetulan, begitu dibacakan sanksi UU Kementerian Perdagangan pasal 24 ayat (1), di momen AKP Faisal menyebutkan tentang denda 10 Milliar, kursi yang diduduki Bos Kafe Miras ini tiba-tiba patah dan langsung ambruk, diapun terjatuh ke lantai. Kejadian ini sontak memancing tawa geli dari masyarakat sekitar yang kebetulan menonton aksi petugas.

Peristiwanya pun tak luput dari sorot camera salah seorang warga yang rupanya diam-diam merekam lalu mengabadikan kejadian ini.

“Indangku jio bank sampulo juta sangbulan kupikkiri, indamo langbajaki to,” ucap sang Bos Kafe Miras yang enggan disebutkan namanya itu saat bangkit dari lantai dengan bahasa daerah Luwu, artinya “saya memikirkan utang saya yang sepuluh juta perbulan di bank sebagai modal, bagaimana cara saya membayarnya,” kurang lebih seperti itulah maksud dari ucapannya.

Setelah ditutup, Andi Iskandar juga memberikan ultimatum, berupa kesempatan selam tiga hari untuk membereskan dagangannya, “Yang jelas sanksi tegas yang kita keluarkan, kita kasi kesempatan bagi para pengusaha THM, 3 x 24 jam untuk menutup dan membersihkan segala aktivitas yang ada di dalam,” tegasnya.

Comment

error: Content is protected !!